TAFSIR PANCASILA DI SETIAP REZIM YANG BERKUASA DI INDONESIA
WhatsApp
Deskripsi
Ideologi Pancasila juga dikenal dengan ideologi non-operasional, yakni tidak bisa langsung diterapkan, tetapi masih membutuhkan perangkat-perangkat lainnya supaya menjadi ideologi operasional. Perangkat-perangkat tersebut adalah peraturan perundang-undangan, pembuat peraturan perundang-undangan, pelaksana peraturan perundang-undangan dan rakyat. Dalam hal ini kesemuanya itu saling kait mengait, bahkan tidak dapat terpisahkan. Hal yang sangat menentukan pelaksanaan operasional ideologi Pancasila adalah peraturan perundang-undangan dan pembuat peraturan perundang-undangan. Kedua hal tersebutlah yang dalam realitanya selalu menjadi permasalahan. Idealnya adalah antara masyarakat dan pembentuk peraturan perundang-undangan memiliki pemahaman yang sama atas penjabaran nilai-nilai Pancasila sebagai wujud dari ideologi Pancasila.
Berkaitan dengan pemahaman tentang nilai-nilai ideologi Pancasila, setelah tumbangnya Orde Baru justru menimbulkan kelemahan dan keengganan warga negara memahami ideologi Pancasila karena adanya manipulasi Pancasila oleh penguasa pada masa lampau. Oleh karena itu, melalui buku ini penulis menggambarkan tafsir penjabaran nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan ketatanegaraan Indonesia atau di setiap rezim yang berkuasa di Indonesia, mulai pada masa Orde Lama,
Orde Baru, dan masa Reformasi, sehingga pembaca akan memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia ini.
Ulasan
Belum ada ulasan.