PSEUDOPOWER: KUASA SEMU DI ERA ALGORITMA: Komunikasi Big Data untuk Politik, Bisnis, dan Kebijakan Publik (Dari Indonesia Berlandaskan Kearifan Lokal Nusantara)

WhatsApp

Deskripsi

Memahami Kuasa dan Makna di Era Disruptif: Komunikasi Digital dan Komputasi Sosial untuk Politik, Bisnis, dan Kebijakan menyajikan kajian mendalam dan komprehensif mengenai transformasi komunikasi di era digital yang didorong oleh perkembangan pesat big data dan teknologi komputasi sosial. Buku ini mengintegrasikan perspektif teori komunikasi, sosiologi, psikologi, politik, dan teknologi untuk menguraikan bagaimana kuasa dan makna dibentuk, diperebutkan, dan direproduksi dalam ruang digital yang semakin kompleks dan dinamis.

Dalam konteks disruptif saat ini dimana media sosial dan platform digital tidak hanya menjadi saluran komunikasi tetapi juga medan kontestasi kuasa simbolik dan arena produksi makna sosial-politik. Buku ini mengupas fenomena penting seperti pseudopower (temuan disertasi penulis), dinamika visibilitas algoritmik, serta implikasi ekonomi dan politik dari kapitalisme pengawasan digital melalui pendekatan interdisipliner berbasis data besar.

Buku ini juga menawarkan kerangka metodologis inovatif berupa kombinasi analisis jaringan komunikasi, data media sosial, analisis discourse kritis, dan studi netnografi. Pendekatan netnografi memberikan kedalaman kualitatif untuk memahami perilaku, budaya, dan interaksi pengguna digital secara naturalistik yang sangat berharga terutama dalam konteks bisnis dan pemasaran digital. Pendekatan discourse memberikan dimensi ideologis dan struktural dalam studi komunikasi digital dengan membongkar bagaimana bahasa digunakan untuk membentuk, mempertahankan, atau menantang kekuasaan dan ideologi dalam interaksi daring. Menggali makna tersembunyi dalam narasi digital juga mengaitkan praktek diskursif dengan konteks sosial yang lebih luas. Kombinasi ini menghasilkan analisis yang kaya dan kritis terhadap dinamika komunikasi digital, sangat relevan dalam konteks bisnis, pemasaran, dan studi sosial kontemporer.

Metode-metode ini dapat digunakan oleh akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk memahami dan mengelola arus informasi serta opini publik secara lebih efektif dan etis, serta untuk mengembangkan strategi komunikasi yang responsif dan berdaya guna.
Tulisan ini juga membahas aplikasinya dalam berbagai ranah strategis, mulai dari pemenangan politik dan pengelolaan kampanye digital, pengambilan keputusan bisnis berbasis insight komunikasi sosial, hingga perumusan kebijakan publik yang responsif terhadap dinamika masyarakat digital. Pendekatan ini menjadi solusi kontemporer untuk memahami tantangan dan peluang komunikasi di tengah lanskap digital yang terus berubah.

Dengan bahasa yang akademis namun (semoga) tetap mudah dipahami serta didukung oleh riset empiris dan konsep teoritis terkini, penulis berharap buku ini menjadi referensi penting bagi siapa saja yang ingin menggali lebih dalam hubungan antara teknologi data besar, komunikasi digital, dan kekuasaan sosial di era modern.

Barakallah aamiin.

Informasi Tambahan

Halaman

232

Pengarang

Irwan Dwi Arianto

Ukuran

14 x 20,5

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PSEUDOPOWER: KUASA SEMU DI ERA ALGORITMA: Komunikasi Big Data untuk Politik, Bisnis, dan Kebijakan Publik (Dari Indonesia Berlandaskan Kearifan Lokal Nusantara)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *