Jejak Kemanusiaan dan Spiritualitas Kitab Kuning: Menggali Hikmah Turas di As-Shuffah

Rp 110.000

Ebook WhatsApp

Deskripsi

Selama ini ada sebagian pihak yang secara keliru memandang metode belajar kitab kuning adalah metode yang ketinggalan zaman yang pasif dan tidak bisa untuk mengembangkan aspek kognitif santri secara maksimal. Namun dalam kenyataannya, banyak santri-santri pesantren yang memiliki kiprah lebih luas baik itu di tingkat lokal, nasional maupun internasional.

Buku ini mampu menampilkan kekhasan tersendiri dibandingkan buku yang lain tentang pesantren. Setidaknya, pembaca dapat membuka sendiri kitab yang dikaji di pesantren yang dipaparkan buku ini, serta adanya metodologi pembelajaran dan keunikannya.

Buku ini menggali lebih dalam bagaimana tradisi pengajaran kitab kuning ini berlangsung di Pesantren As-Shuffah, sebuah lembaga yang mempertahankan autentisitas pesantren tradisional dalam merespons tantangan zaman. Buku ini istimewa karena ditulis langsung menggunakan pendekatan autoetnografi oleh Kiai Ubaidillah, sehingga perspektif di dalamnya kaya dengan pengalaman ref lektif sejak beliau menjadi santri hingga mengabdikan diri sebagai kiai. Buku ini akan membawa pembaca pada perjalanan intelektual dan spiritual penuh hikmah dari kitab-kitab turas yang tidak hanya relevan dengan dunia pesantren, tetapi juga dengan kebutuhan masyarakat modern yang semakin kompleks. Selamat membaca.

Informasi Tambahan

Berat 350 gram
Halaman

258

Pengarang

Ubaidillah Ach. Tamam Munji, Achmad Muchammad Kamil, Alfian Mahbub Diasyhuri dan Salsalatul Khasanah

Tahun Terbit

2025

Ukuran

14.5 X 21

Berat Buku (gram)

350

Cetakan

1

ISBN

978-602-383-218-7

Jenis Cover

Art Carton

Jilid

Perfect Bending

Kertas Isi

Book Paper

Daftar Isi

PENGANTAR PENULIS v

PENGANTAR GURU BESAR ILMU PENDIDIKAN ISLAM UIN

WALISONGO SEMARANG xi

PENGANTAR MAHASISWA PPS S-3 UIN WALISONGO DAN

ALUMNUS AS-SHUFFAH xv

PENGANTAR EDITOR xxiii

DAFTAR ISI xxxv

BAB 1 KIAI DAN SANTRI TURAS: PARA PENJAGA KHAZANAH KITAB KUNING 1

  1. Santri Turas As-Shuffah: Mendayung di Antara Tradisi dan Modernisasi 5

BAB 2 PESANTREN: KAWAH CANDRADIMUKA SANTRI TURAS 13

  1. Pesantren dan Perkembangannya 14

  2. Pengertian dan Karakteristik Pesantren 15

  3. Kiai dan Pesantren 18

  4. Santri di Pesantren 23

  5. Masjid di Pesantren 25

  6. Pondok 26

  7. Metode Pembinaan Karakter di Pesantren 26

  8. Pesantren: Antara Tradisional dan Modern 28

  9. Gagasan Modernisasi Pesantren 37

  10. Kurikulum Pesantren dan Eksistensi Humanistik Kitab Kuning 41

  11. Kurikulum Pesantren dan Metode Pembelajaran 43

  12. Eksistensi Humanistik Kitab Kuning 53

BAB 3 BAYT AS-SHUFFAH: PENCERAHAN DARI SERAMBI ILMU 57

  1. Latar Belakang Pondok Pesantren As-Shuffah 57

  2. Visi dan Misi Pesantren As-Shuffah 62

  3. Logo, Visi dan Misi As-Shuffah 62

  4. Elemen Pendukung 64

  5. Integrasi Pendekatan Tradisional-Modern 69

  6. Menguatkan Fitrah dan Potensi Insani Santri As-Shuffah 75

  7. Konsep Maqashid as-Syari’ah di As-Shuffah 78

  8. Kesadaran Kosmik Kiai-Santri As-Shuffah 87

  9. Jadwal Pembelajaran Pesantren As-Shuffah 93

  10. Kurikulum Pembelajaran di Pesantren As-Shuffah 97

  11. Kitab Pedoman Khazanah Kajian At-Turast Pesantren As-Shuffah 100

  12. Kitab Pedoman Kurikulum: Kitab Wajib At-Turast 104

BAB 4 MODEL MAKNA GANDUL DAN PENGEMBANGANNYA 139

  1. Peran Ulama dalam Mendidik Manusia Berdasar Turas 147

  2. Manusia dalam Kajian Kitab Kuning 152

BAB 5 MEMAHAMI POTENSI INSANI 159

  1. Potensi Insani: Jasad dan Roh 160

  2. Potensi Insani: Al-Qalb, Al-Aql, Al-Nafsu 167

  3. Relasi Makna Potensi Insani 181

BAB 6 HIKMAH METODE MAKNA GANDUL UTAWI IKI IKU DI AS-SHUFFAH 185

  1. Pengenalan Tiga Model Kata 186

  2. Pemahaman Terhadap Jumlah 190

  3. Rekonstruksi Ilmu dan Hikmah Makna Gandul 203

BAB 7 PENUTUP 209

  1. Menggali Nilai Kemanusiaan dari Turas 213

KEPUSTAKAAN 215

PARA PENULIS 227

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Jejak Kemanusiaan dan Spiritualitas Kitab Kuning: Menggali Hikmah Turas di As-Shuffah”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *