Untaian Pengabdian 80 Tahun FKH UGM: Membuka Gerbang Fajar Kemandirian Dokter Hewan (1946 – 2026)

WhatsApp

Deskripsi

Lahir di tengah deru mempertahankan kemerdekaan 1946, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM kini berdiri di ambang revolusi yang berbeda: sebuah medan juang abad ke-21 untuk merawat harmoni antara manusia, satwa, dan planet yang mereka huni.

Ya, delapan dekade telah berlalu. FKH UGM telah menuntaskan tugas sejarahnya dengan gemilang. Prestasi telah diukir, reputasi emas telah ditimba, dan ribuan pendekar Manusya Mriga Satwa Sewaka telah tersebar menyejahterakan bangsa hingga melintasi tahun 2026.

Namun, sejarah tidak pernah berhenti di titik nyaman. Ketika kemapanan institusi telah digenggam, bumi hari ini sedang mengirimkan sinyal bahayanya. Inilah tantangan sejarah setelah kemajuan.

Di hadapan kita kini terbentang medan juang abad ke-21 yang jauh lebih kompleks: sebuah planet yang terluka oleh krisis iklim global. Di rahim hutan nusantara yang kian menyempit, konflik satwa dan manusia terus membara, membawa biodiversitas kebanggaan bangsa ke ambang kepunahan. Di saat yang sama, kerusakan ekosistem memicu mutasi patogen liar yang siap melompat menjadi pandemi berikutnya.

Buku ini tidak hanya mengajak kita merayakan kejayaan masa lalu, melainkan menatap batas cakrawala baru. FKH UGM ditantang untuk melangkah lebih jauh—dari sekadar klinis veteriner menuju garda depan penyelamat ekologis melalui payung One Health.

Inilah narasi penting tentang bagaimana menjaga nyala api kemanusiaan di tengah perubahan iklim global. Sebuah kompas bagi FKH UGM untuk tidak sekadar menyembuhkan hewan, melainkan merawat kesehatan bumi dan masa depan peradaban.

Informasi Tambahan

Berat 500 gram
Halaman

400

Pengarang

Penyunting: Ana Nadhya Abrar, Sarmin, Ana Nadhya Abrar ,Hery Wijayanto , Bambang Sumiarto, Dyah Ayu Widiasih dan Setyo Budhi

Ukuran

15,5 x 23

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Untaian Pengabdian 80 Tahun FKH UGM: Membuka Gerbang Fajar Kemandirian Dokter Hewan (1946 – 2026)”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *