Deskripsi
Krisis lingkungan hidup kini menjadi ancaman global yang nyata: perubahan iklim, pencemaran, deforestasi, dan hilangnya keanekaragaman hayati mengganggu keberlanjutan bumi. Buku ini lahir dari kesadaran bahwa solusi teknis saja tidak cukup; dibutuhkan perubahan cara pandang, nilai, dan orientasi peradaban yang menata kembali hubungan manusia dengan alam. Dengan memadukan ilmu lingkungan dan teologi Islam, buku ini menawarkan landasan moral sekaligus spiritual untuk menjawab krisis ekologis secara lebih utuh.
Buku ini membangun teologi lingkungan hidup yang menyatukan pengetahuan ilmiah tentang ekosistem dengan ajaran dan etika Islam. Pembahasan dimulai dari analisis krisis ekologis sebagai persoalan peradaban, lalu bergerak ke konsep dasar ekologi, posisi manusia sebagai pemegang amanah, penyebab kerusakan lingkungan, hingga perumusan landasan etik bagi pembangunan berkelanjutan. Pendekatan interdisipliner ini menghubungkan data ilmiah, etika, dan spiritualitas sehingga mendorong tindakan nyata, bukan sekadar teori.
Selain itu, buku ini memberi pijakan bagi pendidikan, penelitian, kebijakan publik, dan praktik pengelolaan lingkungan yang berorientasi keberlanjutan. Ditujukan untuk mahasiswa, akademisi, peneliti, pemerhati lingkungan, tokoh agama, dan pembuat kebijakan, buku ini mengajak pembaca mengubah pengetahuan menjadi aksi kolektif demi masa depan bumi. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan perspektif lintas disiplin, pembaca dibimbing menerapkan nilai‑nilai ekologis dalam kehidupan sehari‑hari, komunitas, maupun kebijakan publik, sehingga terbentuk budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Ulasan
Belum ada ulasan.