Telesastra: Kajian Film dalam Sastra
WhatsApp
Deskripsi
Pertemuan antara sastra dan film menimbulkan pertanyaan yang tak pernah sederhana dan menimbulkan banyak perdebatan panjang—antara mereka yang melihat film sebagai “turunan” sastra, dan mereka yang menegaskan film sebagai seni yang berdiri sejajar.
Buku ini hadir untuk membuka percakapan kritis dan pandangan alternatif dalam ruang akademik, khususnya kajian sastra. Buku ini mencoba menelusuri titik temu sekaligus ketegangan antara dua dunia, yakni teks yang mengandalkan kata, dan layar yang mengandalkan cahaya. Dengan pendekatan intermedial, penulis ingin menunjukkan bahwa film tidak hanya “menerjemahkan” sastra, tetapi juga menantangnya, memperluasnya, bahkan kadang mengubah cara kita membaca teks itu sendiri.
Oleh karena itu buku ini dapat memberikan ‘pilihan’ bagi para pembaca—baik yang datang dari dunia sastra maupun dari dunia film— untuk melihat bahwa di balik jarak yang ditandai oleh “tele”, selalu ada kemungkinan pertemuan. Pertemuan yang memperkaya, memperluas, dan menegaskan bahwa sastra dan film, meski berbeda bahasa, tetap berbicara tentang hal yang sama: innocence dan pengalaman hidupnya.
Ulasan
Belum ada ulasan.