FEARLESS GOVERNANCE: Langkah Berani dan Terukur Menuju Indonesia Emas

WhatsApp

Deskripsi

Lebih dari dua dekade setelah Reformasi, Indonesia telah membangun sistem hukum dan pengawasan yang kuat. Korupsi diperangi, institusi diperkuat, dan akuntabilitas ditegakkan. Namun di balik capaian tersebut, muncul paradoks yang jarang dibahas secara terbuka: ketakutan dalam pengambilan keputusan publik.

Banyak pejabat negara, pimpinan BUMN, dan pengambil kebijakan menghadapi dilema yang sama—bukan antara benar dan salah, melainkan antara bertindak dengan risiko kriminalisasi atau memilih tidak bertindak sama sekali. Dalam kondisi ini, negara menjadi patuh secara formal, tetapi kehilangan keberanian untuk memimpin.

Melalui analisis doktrinal, kajian kasus nyata, dan refleksi kebijakan, buku ini mengajukan satu gagasan kunci: Fearless Governance—tata kelola yang berani karena hukum, bukan berani melawan hukum. Keberanian yang terukur, berbasis kepastian hukum, disiplin doktrinal, dan etika publik.

Buku ini membedah anomali penegakan hukum anti-korupsi, menegaskan kembali peran mens rea dan business judgment rule, serta menunjukkan bagaimana kriminalisasi keputusan beritikad baik justru melemahkan kapasitas negara. Kasus-kasus penting—mulai dari BUMN, kebijakan ekonomi, hingga koreksi konstitusional oleh Presiden—dijadikan cermin untuk memahami batas antara korupsi dan risiko tata kelola yang sah.

Fearless Governance bukan ajakan untuk melonggarkan akuntabilitas, melainkan seruan untuk menyempurnakan Reformasi. Sebab Indonesia tidak hanya membutuhkan hukum yang tegas, tetapi juga pemerintahan yang berani, bertanggung jawab, dan mampu bertindak.

Jika Reformasi telah membebaskan negara dari kekuasaan yang sewenang-wenang, maka tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa negara tidak lumpuh oleh ketakutan. Di situlah Fearless Governance menemukan relevansinya—
sebagai langkah berani dan terukur menuju Indonesia Emas.
Argumen sentral buku adalah:
Ketika risiko tata kelola diperlakukan sebagai risiko pidana, institusi akan secara rasional memilih ketakutan daripada keberanian.
Dan itulah inti dari Fearless Governance of Indonesia.

“Sebuah karya penting yang mengisi kekosongan diskursus antara penegakan hukum dan efektivitas tata kelola. Buku ini menawarkan kerangka konseptual dan kebijakan yang tajam untuk memastikan bahwa akuntabilitas tidak berubah menjadi ketakutan, dan hukum tetap menjadi penopang—bukan penghambat—kepemimpinan negara.”

Informasi Tambahan

Berat 350 gram
Halaman

238

Pengarang

Normin S. Pakpahan

Ukuran

14.8 x 21

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “FEARLESS GOVERNANCE: Langkah Berani dan Terukur Menuju Indonesia Emas”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *