Deskripsi
Teori &Seni MENYELESAIKAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN
Tugas pokok dan fungsi hakim perdata pada hakikatnya ada tiga fungsi secara komprehensif, yaitu; pertama, memeriksa dan mengadili perkara; kedua, memberi perlindungan hukum dan keadilan; dan ketiga, menyelesaikan sengketa. Sebagai pengadilan nasional impian konstitusi, maka tiga tugas ini menjadi tanggung jawab hakim pemeriksa perkara pada tingkat pertama di mana mereka berhadapan langsung dengan para pihak yang beperkara. Tiga jenis tugas ini meskipun bisa dipilah berdasarkan urgensi, sasaran, dan metodenya, namun tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena menyatu dalam satu bodi secara simbiotik, yaitu perkara. Tugas memeriksa dan mengadili perkara tertuju pada objek perkara yang cara penyelesaiannya telah diatur dalam hukum acara dan hukum materiil mengenai perkara itu.
Tugas memberi perlindungan hukum dan keadilan merupakan tugas pelengkap yang secara ex officio menjadi kewenangan hakim demi mewujudkan keadilan secara komprehensif, sederhana, cepat, mudah, dan murah. Tugas menyelesaikan sengketa merupakan tugas mulia dan sangat penting namun sering dilupakan oleh para hakim. Sengketa merupakan rohnya perkara. Tiada perkara tanpa ada sengketa. Perkara pasti akan selesai manakala sengketa telah tiada. )ika hakim ingin menyelesaikan perkara, maka harus pula dapat menyelesaikan sengketa.
Buku Teori dan Seni Menyelesaikan Perkara Perdata di Pengadilan ini dimaksudkan untuk membantu para hakim dalam menyelesaikan sengketa. Untuk itu, hakim harus mampu mendesain proses peradilan menjadi tempat penyelesaian sengketa yang sejuk, aman, nyaman, menyenangkan, manusiawi, tuntas, final, dan memuaskan. Untuk itu, hakim dapat memanfaatkan ilmu-ilmu manajemen dan humaniora serta seni. Terus bagaimana caranya? Baca saja buku ini!
Daftar Isi
KATA SAMBUTAN KETUA MAHKAMAH AGUNG RI VII
KATA PENGANTAR IX
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Kritik Terhadap Dunia Peradilan ......................... 1
B. Diperlukan Solusi yang Tepat ...............................3
BAB II SENGKETA SEBAGAI MASALAH SOSIAL
DAN HUKUM 5
A. Dasar Pemikiran ................................................... 5
B. Harapan Masyarakat kepada Pengadilan ........... 8
C. Tugas Pengadilan ................................................ 13
BAB III HAKIKAT SENGKETA DAN METODE
PENYELESAIANNYA 33
A. Timbulnya Sengketa ...........................................33
B. Saluran Penyelesaian Sengketa ........................ 36
C. Pengadilan sebagai Bagian dari Proses Sosial .. 39
D. Aspek-aspek dalam Perkara............................... 40
E. Penyelesaian sebagai Lembaga, Proses, dan
Produk ................................................................ 49
F. Metode Penyelesaian Sengketa ..........................55
G. Asas-asas Penyelesaian Sengketa ..................... 59
H. Penemuan dan Penerapan Hukum .................. 70
I. Putusan Hakim yang Ideal ................................ 85
BAB IV FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI
PENYELESAIAN PERKARA DAN
PENGENDALIANNYA 111
A. Faktor Substansi Perkara ...................................111
B. Faktor Pencari Keadilan .....................................113
C. Faktor Kuasa Hukum ........................................ 121
D. Faktor Substansi Hukum................................... 123
E. Faktor Kesiapan Alat-alat Bukti ....................... 125
F. Faktor Sarana dan Prasarana ............................ 125
G. Faktor Budaya Hukum ......................................126
H. Faktor Komunikasi dalam Persidangan ........... 127
I. Faktor Pengaruh dari Luar.................................129
J. Faktor Aparat Pengadilan .................................129
K. Faktor Hakim .....................................................130
L. Faktor Manajemen ............................................ 132
BAB V MANAJEMEN PENYELESAIAN PERKARA
A. Urgensi Manajemen dalam |
133 |
Penyelesaian Perkara ........................................ 133
B. Manajemen Kepemimpinan ............................ 139
C. Management by Objectives (MBO).......................147
D. Manajemen SWOT ............................................ 151
E. Manajemen Perencanaan ................................ 153
F. Manajemen Konflik (Sengketa) ........................ 158
G. Manajemen Pemecahan Masalah dan
Pengambilan Keputusan (PMPK) ..................... 161
H. Manajemen Pelayanan .....................................164
BAB VI TEKNIK PENYELESAIAN PERKARA
SECARA TUNTAS DAN FINAL 171
A. Fungsi Ganda Pengadilan ................................. 171
B. Peran Ilmu-ilmu Hukum, Manajemen dan
Humaniora dalam Penyelesaian Perkara ........ 173
C. Sistem Penyelesaian Sengketa ......................... 179
D. Teknik Perdamaian ...........................................182
E. Teknik Konstatiring .......................................... 192
F. Teknik Kualifisir ................................................. 193
G. Teknik Konstituiring .........................................194
H. Strategi Penerapan ...........................................194
I. Seni Persidangan .............................................. 205
BAB VII PENUTUP 211
DAFTAR PUSTAKA 213
TENTANG PENULIS 219