kita kini hidup dalam era perubahan sosial yang sangat mengagumkan, ditandai oleh transformasi yang sangat berbeda dari yang pernah terjadi di era sebelumnya: keruntuhan sosial Soviet, dunia yang semakin terpolarisasi, pembangunan sistem komunikasi global yang makin intensif, makin berjayanya kapitalisme ketika kesenjangan dunia makin parah, dan meluasnya masalah ekologi. Semua persoalan itu menjadi tantangan ilmu sosial dan tantangan itu harus dihadapinya. Tujuan buku ini adalah menyediakan peralatan intelektual dasar untuk menganalisis, menafsirkan, dan memahami perubahan sosial tersebut, terutama pada skala historis atau teori sosiologi makro. Melalui kajian yang mendalam dan komprehensif pembaca akan diajak memahami: konsep-konsep fundamental, yang menjadi stan-dar untuk studi perubahan, pandangan-pandangan teoretis tentang sejarah manusia (evolusionisme, revolusionisme, materialisme histo-ris) dan gerakan teoretis baru dari developmentalisme sampai envi-ronmentalisme. Pendekatan yang dipakai penulis ini merupakan pendekatan analisis yang paling memadai untuk memahami dan menginterpretasikan transformasi masyarakat kontemporer di mana pun berada, termasuk Indonesia.
Informasi Tambahan
Berat
350 gram
DAFTAR ISI
Bab 1 Konsep Funda mental dala m Studi Perubahan Sosial 1
Analogi Organik: Pendekatan Klasik tentang Perubahan Sosial 1
Teori Sistem: Menciptakan Konsep Perubahan Sosial 2
Rentetan Perubahan: Meningkatnya Kompleksitas Konsep Dinamis 6
Teori Alternatif: Dinamika Kehidupan Sosial 8
Jenis Proses Sosial: Sebuah Tipologi 12
Bentuk Proses Sosial 13
Hasil Akhir Proses Sosial 15
Proses Dalam Kesadaran Sosial 17
Kedudukan Kausalitas 18
T ingkatan Proses Sosial 21
Bab 2 Perkembangan Konsep Kemajuan 23
Sejarah Ringkas 23
Definisi Kemajuan 27
M ekanisme Kemajuan 31
Kematian Konsep Kemajuan 34
Konsep Kemajuan Alternatif 36
Bab 3 Dimensi Waktu dari Masyarakat: Waktu sebagai Dimensi Kehidupan Sosial 43
Waktu sebagai Aspek Perubahan Sosial 46
Perhitungan Waktu 49
Waktu dalam Kesadaran dan dalam Kultur 50
F ungsi Waktu Sosial 55
T radisi Teoretis Utama dalam Studi Waktu 58
Bab 4 Asal Tradisi Sejarah 63
M asyarakat Selalu Berproses 63
Konsep Tradisi 67
Kemunculan dan Perubahan Tradisi 69
F ungsi Tradisi 72
T radisionalisme dan Anti-Tradisionalisme 75
Bab 5 Moderni tas dan Post-Modern 77
Definisi Modernitas 77
Aspek-aspek Modernitas 80
Kepribadian Modern 84
Kekecewaan Atas Modernitas 86
M anusia Menjadi Tidak Berperikemanusiaan 87
Post-Modern 90
Bab 6 Globalisasi Masyarakat Manusia 95
Dari Terisolasi Ke Globalisasi 95
Analisis Klasik tentang Globalisasi 97
Pusat Perhatian Masa Kini: Globalisasi Kultur 101
Citra Globalisasi Dunia dan Ideologi Globalisme 106
Bab 7 Evolusionis me Klasik 109
Analogi Pertama: Organisme dan Pertumbuhan 109
T okoh Evolusionisme Sosiologis 111
Inti Teori Evolusi 118
Kelemahan Evolusionisme Klasik 120
Bab 8 Neo-Evolusionis me 125
Kelahiran Kembali Evolusionisme 125
Neo-Evolusionisme dalam Antropologi-Kultural 126
Neo-Evolusionisme dalam Sosiologi 129
Neo-Fungsionalisme dan Perdebatan Tentang Diferensiasi 134
Kembali ke Evolusionisme Biologis 137
Bab 9 Teori Modernisasi: Lama dan Baru 139
Wujud Terakhir Evolusionisme 139
Konsep Modernisasi 142
M ekanisme Modernisasi 144
Kritik Terhadap Konsep Modernisasi 146
T eori Neo-Modernisasi dan Neo-Konvergensi 148
Bab 10 Teori Lingkaran Sejarah 155
Logika Teori Lingkaran Sejarah 155
Pelopor Teori Lingkaran Sejarah 157
Sejarah Kebangkitan dan Keruntuhan Peradaban 159
Teori Sosiologi Tentang Perubahan Melingkar 163
bab 11 Materialisme-Historis 171
Evolusionis dan Akar Hegelian 171
Citra Marxian tentang Sejarah: Tiga Tahap Rekonstruksi 174
T ingkat Tindakan Individual: Teori “Spesies Manusia” 179
T ingkat Struktur Sosial: Teori Kelas 187
T ingkat Sejarah Dunia: Teori Formasi Sosio-Ekonomi 190
T eori Multidimensional tentang Penciptaan Sejarah 192
bab 12 Kritik Atas Aliran Develop mentalisme: Kritik Modern 199
Sangkalan Atas “Historisisme”: Karl R. Popper 199
Kekeliruan Analogi Pertumbuhan: Robert Nisbet 202
Dalil yang Merusak: Charles Tilly 205
M elupakan Abad ke-19: Immanuel Wallerstein 207
bab 13 Sejarah sebagai Produk Manusia: Perkembangan Teori Agen Perubahan 211
M erunut Agen Perubahan 211
T eori Modern tentang Agen Perubahan 214
Koefisien Agen Perubahan 221
bab 14 Sosiologi Sejarah Baru: Kemungkinan dan Kenyataan 223
Perkembangan Sosiologi Sejarah 223
Paham Sejarah Baru 227
Norbert Elias dan Sosiologi 228
Studi Sosiologi Sejarah Philip Abrams 230
Charles Tilly: Mempertemukan Sosiologi dan Sejarah 231
Christopher Lloyd Dan Strukturisme 232
Koefisien Sejarah 233
Bab 15 Keselarasan Sosial: Esensi Pembahan Sejarah 237
T ingkatan Realitas Sosial 237
T ingkat Menengah: Agen dan Praxis 240
Lingkungan: Alam dan Kesadaran 244
M emasuki Waktu dan Sejarah 249
T erciptanya Keselarasan (Harmoni) Sosial 254
bab 16 Ide sebagai Kekua tan Sejarah 259
F aktor Tidak Teraba dalam Sejarah 259
Semangat Kapitalisme 260
Etos Protestan 262
Kepribadian Inovatif 265
M otivasi untuk Berprestasi 268
Bahaya Mentalitas Sosialis 270
Bab 17 Kemunculan Norma: Penyingkiran dan Inovasi 277
Inti Normatif Struktur Sosial 277
Penyingkiran Norma yang Dilembagakan 278
Inovasi Norma Baru 282
Bab 18 Orang Besar sebagai Agen Perubahan 287
Sejarah sebagai Produk Manusia 287
Teori-teori 291
M enjadi Pahlawan 296
M emengaruhi Sejarah 302
Bab 19 Gerakan Sosial sebagai Kekua tan Perubahan 305
Gerakan Sosial di Kalangan Agen 305
Definisi Gerakan Sosial 307
Gerakan Sosial dan Modernitas 310
T ipe Gerakan Sosial 313
Dinamika Internal Gerakan Sosial 319
Dinamika Eksternal Gerakan Sosial 327
Keadaan Teori Gerakan Sosial 331
Bab 20 Revolusi : Puncak Perubahan Sosial 337
Revolusi Sebagai Bentuk Perubahan Sosial 337
Riwayat Ringkas Gagasan Revolusi 338
Konsep Revolusi Modern 340
Jalannya Revolusi 343
Model Revolusi 345
Teori Utama Revolusi 346
Penentuan Batas Ketidaktahuan dalam Studi Revolusi 355