Pengantar Sosiologi Konflik

Rp 64.000

Ebook" target="_blank" class="btn btn-primary" style="margin:0 15px 0 0;"> Ebook WhatsApp

SKU: 29505920226 Kategori:

Deskripsi

Mengapa kajian -Sosiologi Konflik- dibutuhkan? Sosiologi konflik dan kekerasan melalui tradisi kajian analisis sosiologi. Pertama, sosiologi konflik memberi perspektif analisis yang konflik memberi analisis terhadap berbagai fenomena komprehensif mengenai dimensi konflik sehingga bisa diketahui skala, latar belakang, dan arah perkembangan konflik dalam masyarakat. Kedua, hasil kajian analisis sosiologi konflik dapat dimanfaatkan untuk memberi kejelasan bentuk penanganan seperti tata kelola konflik, pendidikan perdamaian, dan pembangunan perdamaian. Penanganan konflik dalam kajian kontemporer ditujukan untuk mereduksi tingkat kekerasan dan mentransformasi konflik yang destruktif menjadi konflik yang konstruktif.

Buku ini berhasil menjelaskan teori sosiologi konflik klasik dan kontemporer, dari Ibnu Khaldun, Karl Marx, Max Weber, Georg Simmel, Emile Durkheim. Dari tradisi positivisme yang direpresentasikan oleh Lewis Coser dengan teori fungsi konflik sosial atau Ralf Dahrendorf dengan dialektika konflik, dan Paul Wehr dengan tindakan dan sumber konfliknya. Juga tradisi humanisme ilmu sosial seperti konstruksi sosial konflik dan interaksionisme simbolis. Bahkan tradisi ilmu sosial kritis yang direpresentasikan oleh 3rgen Habermas, C. Wright Mills, dan Pierre Bourdieu yang menguraikan keterkaitan dominasi kekuasaan dan penindasan.

Sebagai pengantar kajian Sosiologi Konflik yang pertama di Indonesia, buku ini berhasil merangkakan berbagai teori konflik, menyajikan contoh analisis konflik, dan memetakan beragam isu konflik kontemporer di Indonesia.

Penting bagi mahasiswa ilmu sosial-politik dan humaniora, kalangan aktivis pemberdayaan sosial dan pembangunan, serta para pemegang kebijakan.

Informasi Tambahan

Jilid

no