Kaidah Penemuan Hukum Yurisprudensi Bidang Hukum Perdata

Rp 95.000

WhatsApp

SKU: 29508914911-1 Kategori: , ,

Deskripsi

Kaidah hukum lazimnya diartikan sebagai peraturan hidup yang menentukan bagaimana manusia seyogianya bersikap, berperilaku, dan bertindak di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat agar kepentingan hukumnya dan kepentingan hukum orang lain terlindungi. Kaidah hukum pada hakikatnya merupakan perumusan suatu pandangan objektif yang berlaku menyeluruh mengenai penilaian atau sikap yang seyogianya dilakukan atau tidak dilakukan, yang dilarang atau yang dianjurkan untuk dijalankan sebagai hukum yang berlaku umum.

Buku ini menyajikan pemikiran penting, betapa urgensinya hukum yurisprudensi bagi pengembangan tatanan hukum di Indonesia, mengingat fakta teks hukum itu bersifat statis dan tidak mungkin sempurna. Adapun perubahan hukum yang terjadi di tengah-tengah masyarakat demikian pesatnya, sehingga teks hukum akan semakin jauh ketinggalan di belakang peristiwa hukum.

Dalam konteks ini, hakim dapat mengambil peranan menciptakan hukum dengan metode mendekatkan teks hukum yang tertinggal dengan peristiwa konkret, dan menghidupkan teks hukum yang mati menjadi teks hukum yang hidup dan bermanfaat bagi penyelesaian hukum konkret melalui putusan pengadilan.

Walaupun hanya menyajikan tiga bab utama, namun buku referensi hukum ini menyajikan materi hukum yurisprudensi yang komprehensif; disertai analisis dan teori hukum dengan kaidah hukum yurisprudensi perkara perdata dan kaidah hukum yurisprudensi perkara perdata niaga.

Informasi Tambahan

Jilid

no

Berat Buku (gram)

350

Cetakan

2

ISBN

978-602-1186-07-7

Pengarang

Dr. H.M. Fauzan

Ukuran

15 x 22

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN…………………………………………………………….. 1

BAB I KAIDAH HUKUM YURISPRUDENSI…………………13

Yurisprudensi sebagai Kaidah Hukum…………………………..13

Contoh-Contoh Kaidah Hukum…………………………………….15

Kaidah Hukum dalam Hak Asasi Manusia (HAM)…………16

Kaidah Hukum dalam Common Law System……………………..17

Kaidah Hukum Statute Law System…………………………………..17

Hukum Yurisprudensi………………………………………………….17

Kaidah Hukum Yurisprudensi Dalam Masyarakat Demokratis…………. 22

  1. Pengertian Hukum dalam Masyarakat Bebas…….. 22
  2. Kaidah Hukum Masyarakat Demokratis……………. 23
  3. Hukum Melindungi Kebebasan Setiap Warga Negaranya……. 23
  4. Penguasa dan Rakyat Harus Tunduk pada Hukum…… 24
  5. Aktivitas Setiap Individu Hanya Boleh Bergerak dalam Batas-batas Hukum… 24
  6. Sanksi Hanya Dapat Dijatuhkan Sesuai dengan Hukum.. 25
  7. Setiap Warga Negara Harus Diperlakukan Sama di Hadapan Hukum…25
  8. Hukum Harus Menegakkan Kebenaran dan Rasa Keadilan dalam Kehidupan Masyarakat.. 26

Kaidah Lahirnya Hukum…………………………………………….. 27

  1. Kaidah Lahirnya Hukum dalam Common Law System……………27
  2. Hukum adalah Bagian dari Kultur Masyarakat…. 27
  3. Hukum Adalah Ciptaan Masyarakat……………. 27
  4. Hukum Tidak Memerlukan Proses Kodifikasi.28
  5. Kaidah Lahirnya Hukum dalam Statute Law System…. 29
  6. Hukum Hanya Ada dalam Peraturan Perundang-undangan Formil…. 29
  7. Hukum Bersifat Konservatif ………………………. 30
  8. Hakim Hanyalah Corong Peraturan Perundangundangan………31
  9. Undang-undang Dipersamakan Kitab Suci….. 33
  10. Pertimbangan yang Legalistik, Filosofis, dan Sosiologis…………. 34

Jika Yurisprudensi Bartenstangan Dengan Perundang-Undangan…… 36

  1. Kaidah “Yurisprudensi Mengalah dan Undang-undang Diunggulkan”….. 37
  2. Kaidah “Undang-undang Mutlak Diunggulkan”.. 38
  3. Kaidah “Dalam Hukum Kasus, Yurisprudensi Diunggulkan”………… 40
  4. Didasarkan pada Alasan Kepatutan dan Kepentingan Umum………41
  5. Cara Mengunggulkan Yurisprudensi Melalui “Contra Legem”…….41
  6. Kaidah Hukum “Yurisprudensi Dipertahankan, dengan Melenturkan Ketentuan Undangundang”…. 42

 

BAB II METODE PENEMUAN HUKUM YURISPRUDENSI……….. 47

Beberapa Metode Penemuan Hukum Yurisprudensi……… 48

  1. Metode Hermeneutika Hukum………………………… 50
  2. Interpretasi Subsumptif …………………………….. 53
  3. Interpretasi Gramatikal………………………………. 53
  4. Interpretasi Sistematis (Logic)…………………….. 55
  5. Interpretasi Historis…………………………………… 56
  6. Interpretasi Teleologis/Sosiologis……………….. 57
  7. Interpretasi Komparatif ……………………………… 59
  8. Interpretasi Antisipatif/Futuristis……………….. 59
  9. Interpretasi Restriktif ………………………………… 60
  10. Interpretasi Ekstensif ………………………………… 60
  11. Interpretasi Autentik atau Secara Resmi………..61
  12. Interpretasi Interdisipliner…………………………. 62
  13. Interpretasi Multidisipliner…………………………. 62
  14. Interpretasi dalam Kontrak/Perjanjian………… 63
  15. Interpretasi Perjanjian Internasional……………. 68
  16. Metode Argumentasi…………………………………………71
  17. Metode Analogi (Argumentum Per Analogiam)…. 72
  18. Metode A Contrario (Argumentum A Contrario)…. 75
  19. Metode Rechtsvervijning (Penyempitan Hukum)…… 76
  20. Metode Fiksi Hukum………………………………… 77
  21. Metode Eksposisi (Konstruksi Hukum)……………. 79
  22. Metode Eksposisi Verbal Prinsipal………………. 80
  23. Metode Eksposisi Verbal Melengkapi……………81
  24. Metode Representasi…………………………………. 83
  25. Metode Penemuan Hukum Islam…………………….. 83
  26. Sumber Hukum Islam……………………………….. 83
  27. Metode-metode dalam Penemuan Hukum Islam……. 85
  28. Penggunaan Bahasa Hukum Indonesia……….. 90
  29. Bahasa Perundang-undangan…………………….. 94
  30. Prosedur Penemuan Hukum………………………. 97

 

BAB III HERMENEUTIKA SEBAGAI METODE PENAFSIRAN TEKS…….107

Latar Belakang Hermeneutika…………………………………….107

Pengertian Hermeneutika…………………………………………..108

Klasifikasi Hermeneutika…………………………………………… 116

  1. Hermeneutika Tafsir Teks Berita Suci……………… 116
  2. Hermeneutika Filologi……………………………………. 118
  3. Hermeneutika Linguistik (Linguistic Understanding)……120
  4. Hermeneutika Kerohanian (Geisteswissenschaften)……121
  5. Hermeneutika Fenomenologi Dassein………………..125
  6. Hermeneutika sebagai Sistem Interpretasi Fenomenologi…….128
  7. Hermeneutika sebagai Tafsir Hidup Keseharian……..133
  8. Tiga Dimensi Hermeneutika……………………………137

Catatan………………….. 168

Implikasi Metodologis………………………………………………..184

Interpretasi Teknis-Morfologis…………………………………….187

Interpretasi Reproduktif …………………………………………….189

Hermeneutika Sebagai Filsafat……………………………………190

Hermeneutika Kritik…………………………………………………..208

Kebenaran Metode Hermeneutika……………………………….228

  1. Metode pada Pemahaman Abstrak dan Formal….231
  2. Metode pada Pemahaman Normatif ………………..231

KAIDAH HUKUM YURISPRUDENSI PERKARA PERDATA……..245

KAIDAH HUKUM YURISPRUDENSI PERKARA PERDATA NIAGA…………301

INDEKS………………………………………………………………………..321

TENTANG PENULIS…………………………………………………….325

 

Anda mungkin juga suka…