Dasar-dasar Penyiaran Edisi 2

Dasar-dasar Penyiaran Edisi 2

Rp 99.000,00

TERSEDIA BENTUK DIGITAL ATAU E-BOOK

E-BOOK
SKU: 29509920314 Categories: ,

Deskripsi

Pada 1901, Guglielmo Marconi (1874-1937) menandai era baru teknologi media penyiaran berkat keberhasilannya mengirim telegraf dengan menggunakan gelombang elektromagnetik menyeberangi Samudera Atlantik.

Penemuan teknologi baru ini segera membawa kemajuan signifikan pada siaran radio yang semula hanya dinikmati di kalangan atas (the have) secara terbatas, menjadi produk teknologi massal, seiring kemajuan dan semakin murahnya perangkat radio. Menyusul kemudian teknologi penyiaran dan perangkat televisi, serta penggunaan satelit dan teknologi turunannya, yang hanya dalam satu abad umat manusia dapat menikmati beragam informasi dan aneka hiburan yang nyaris tak dibatasi oleh letak geografis dan sekat budaya.

Perjalanan sejarah tel

Pada Edisi Kedua ini ditambahkan pula satu bab khusus membahas tentang (konsep sistem stasiun jaringan). Konsep ini berkaitan dengan berbagai bidang kebijakan baru dalam penyiaran yang melahirkan seperangkat peraturan dan regulasi dengan tujuan pemerataan dan keadilan.

Cakupan bahasan yang luas dan sistematia penyampaian keempat bagian utama tersebut dialiran dengan gaya bahasa yang sederhana, memudahan pemahaman terhadap materi, yang dilengkapi dengan berbagai contoh serta ilustrasi guna menjembatani deskripsi skriptural dengan gambaran aktual di lapangan.

Informasi Tambahan

Weight 443 g
Pengarang

Hidajanto Djamal

ISBN

978-602-8730-57-0

Cetakan

3

Halaman

372

Jenis Cover

Art Carton 260 gr

Jilid

Perfect Bending

Kertas isi

Book Paper

Tahun Terbit

Nov-15

Ukuran

15 X 23

Daftar Isi

Bab 1 Sejarah dan Perkembangan Penyiaran 1
1.1 Sejarah Singkat Penyiaran Radio di Dunia 3
1.1.1 Sebagai Penemuan Teknologi 3
1.1.2 Sebagai Industri 6
1.2 Sejarah Singkat Penyiaran Televisi di Dunia 21
1.2.1 Sebagai Penemuan Teknologi 21
1.2.2 Sebagai Industri 25
1.2.3 Pertelevisian di Indonesia 26
1.3. Sejarah Singkat New Media 33
1.3.1 Televisi Kabel 38
1.3.2 Internet 40

Bab 2 Pengertian dan Ruang Lingkup Penyiaran 43
2.1 Pengertian Penyiaran 43
2.2 Latar Belakang Filosofis Lahirnya Media Penyiaran 50
2.3 Jenis-jenis Media Penyiaran 53
2.4 Karakteristik Media Penyiaran 57

Bab 3 Penyiaran dan Teori Komunikasi 63
3.1 Teori Komunikasi 64
3.1.1 Teori Komunikasi Linear 64
3.1.2 Teori Komunikasi Sirkuler 71
3.2 Media Penyiaran 79
3.2.1 Perkembangan Media di Indonesia 80
3.2.2 Perkembangan Media (Orde Lama-Orde Baru) 81
3.2.3 Bisnis Media di Era Reformasi 84

Bab 4 Organisasi Media Penyiaran 85
4.1 Struktur Organisasi Penyiaran 86
4.1.1 Visi dan Misi Organisasi 90
4.1.2 Struktur Organisasi Produksi 91
4.1.3 Job Description 93
4.2 Beberapa Profesi dalam Organisasi Penyiaran TV 94
4.3 Posisi Duduk Pelaksana Produksi di Ruang Kontrol Studio 95

Bab 5 Proses Penyiaran 99
5.1 Gelombang Elektromagnetik 99
5.1.1 Pola Radiasi Antena 104
5.1.2 Muka Gelombang 105
5.1.3 Frekuensi Gelombang 107
5.2 Pemancaran dan Transmisi Siaran 109
5.3 Penerima Siaran 118
5.4 Standar Teknis Siaran 123

Bab 6 Programming 127
6.1 Programming 127
6.2 Pengadaan Program Siaran 132
6.2.1 Produksi Studio 133
6.2.2 Produksi Luar Studio 136
6.3 Umpan Balik 138
6.3.1 Riset Rating 140
6.3.2 Konsep Rating 142
6.3.3 Riset Non-Rating 145
6.3.4 Diagram Sistem Programming 146

Bab 7 Program Siaran 149
7.1 Pengertian Program Siaran 149
7.2 Karakteristik Program Siaran 151
7.3 Jenis Program Siaran 152
7.4 Format Program Televisi 155
7.5 Pemasaran Program Siaran 157
7.5.1 Marketing 159
7.5.2 Sales 162
7.5.3 Ad Monitoring 163
7.5.4 Mekanisme Pemasangan Iklan 165
Lampiran 7A 167

Bab 8 Kamera dan Mikrofon 169
8.1 Kamera TV 170
8.1.1 Pickup Device 172
8.1.2 Proses Scanning 174
8.1.3 Beberapa Jenis Kamera 181
8.1.4 Beberapa Frame Pengambilan 182
8.1.5 Lampu Tata Cahaya 183
8.2. Mikrofon 187
8.2.1 Mikrofon Dinamik 188
8.2.2 Mikrofon Kondensator 190

Bab 9 Alat Rekam dan Media Penyimpan 195
9.1 Mengapa Sinyal Video Terekam 196
9.1.1 Bahan Magnetis 196
9.1.2 Bahan CD 199
9.2 Peralatan Rekam 203
9.1.1 Peralatan Rekam Audio 203
9.1.2 Peralatan Rekam Video 205
9.3 Operasional Editing 209
9.4 Peralatan Camcorder 213
9.5 Linear Tape Open (LTO) 217
9.5.1 Materi Program 220
9.5.2 Materi Promo On Air/Iklan 221

Bab 10 OB-Van (Outside Broadcast-Van) 223
10.1 News-Van 223
10.2 Small OB-Van 227
10.3 Medium & Big OB-Van 229
10.4 Jumbo OB-Van 232

Bab 11 Regulasi Penyiaran 237
11.1 Kilasan Relugasi Sebelum Era Kemerdekaan 238
11.2 Kilasan Relugasi Era Kemerdekaan 240
11.2.1 Era Orde Lama 240
11.2.2 Era Orde Baru 241
11.2.3 Era Reformasi 242
11.3 Model Regulasi Penyiaran 243
11.4 UU No. 32/2002 tentang Penyiaran 248
11.5 Lembaga Sensor Film 252
11.5.1 Masa Orde Baru 254
11.6 Peraturan Pemerintah 259
11.7 Peraturan Menteri 260

Bab 12 Sistem Stasiun Berjaringan 261
12.1 Konsep Sistem Stasiun Jaringan 262
12.2 Sejarah Sistem Penyiaran Televisi di Indonesia 268
12.3 Dinamika Ekonomi Politik Sistem Stasiun Jaringan
dalam Industri televisi di Indonesia 270

Bab 13 Televisi Layar Lebar 279
13.1 Ukuran Layar Lebar 283
13.2 Hi-Vision 285
13.2.1 Bentuk Sinyal Hi-Vision 288
13.2.2 Bandwidth Sinyal Hi-Vision 291
13.2.3 Aplikasi dan Layanan Hi-Vision 293
13.3 Langkah Pengembangan HDTV 295
13.3.1 Kelompok Jepang 295
13.3.2 Kelompok Eropa 298
13.3.3 Kelompok Amerika 300
13.4 Kesimpulan 304
Lampiran 13A 307

Bab 14 Penyiaran Televisi Digital 309
14.1 Penyiaran Televisi Digital di Dunia 310
14.2 Spesifikasi Penyiaran Televisi Digital 312
14.2.1 ATSC 313
14.2.2 DVB-T 314
14.2.3 ISDB 314
14.3 Proses Pemilihan Sistem 315
14.4 Layanan Penyiaran TV Digital Terrestrial 316
14.5 Problem pada Era Penyiaran Televisi Digital 319
14.6 Kondisi Siaran Televisi Digital di Indonesia 323
14.7 Kemungkinan Peningkatan Layanan pada Dunia Penyiaran 325
14.8 Faktor Pendukung Suksesnya Era Digitalisasi 326
14.9 Assignment Kanal TV Digital 328
Lampiran 14A 332
Daftar Pustaka 333
Indeks 337
Para Penulis 345

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Dasar-dasar Penyiaran Edisi 2”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

© 2017 , Design by Kodeforest