AL-QUR’AN DAN PEREMPUAN: Menuju Kesetaraan Gender dalam Penafsiran

AL-QUR’AN DAN PEREMPUAN: Menuju Kesetaraan Gender dalam Penafsiran

Rp 165.000,00

VERSI DIGITAL

E-BOOK

Deskripsi

Buku ini mengetengahkan  isu gender yang sudah banyak dikumandangkan baik di kalangan umum maupun di kalangan akademisi khususnya di Indonesia. Fokus pembicaraan ada yang bersifat umum, terutama menyangkut hak-hak dan pemberdayaan perempuan. Dan, ada yang bersifat khusus, apabila dikaitkan dengan pemikiran Islam, terutama tentang penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dan pemahaman Hadis Nabi yang terkait masalah perempuan. Beberapa kritikan terhadap perspektif gender dalam Al-Qur’an, umumnya dialamatkan kepada penafsiran tentang teks-teks tersebut oleh beberapa mufasir yang dinilai bersikap diskriminatif terhadap perempuan. Adapun mengenai Hadis, kritikan tidak hanya ditujukan kepada pemahaman teks, tetapi juga kepada autentisitas dan validitas teks itu sendiri. Pemahaman mengenai sejauh mana objektivitas dan kejernihan kritikan tersebut, dapat dilakukan dengan memahami terlebih dahulu mengenai makna gender, kemudian menelusurinya lewat penafsiran Al-Qur’an dan Sunnah. Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa esensi dari perspektif gender adalah ide tentang kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Ide kesetaraan itu, sekalipun tidak denganterminologi gender sudah menjadi pertimbangan para ulama dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.

 

Informasi Tambahan

Berat Buku (gram)

524

Cetakan

1

Halaman

xxii, 476

ISBN

978-602-1186-27-5

Jenis Cover

Art Carton 260 gr

Jilid

Perfect Bending

Kertas Isi

Book Paper

Pengarang

Prof. Dr. Zaitunah Subhan

Tahun Terbit

September 2015

Ukuran

15 x 23

PENGANTAR EDITOR v
PENGANTAR PENERBIT xv
DAFTAR ISI xvii

KONSEP GENDER DALAM AL QUR’AN 1
A. Memaknai Gender 1
B. Gender dalam Sejarah Agama 4
C. Menelusuri Makna Gender dalam Al-Qur’an 11
1. Kata ar-Rijal dan an-Nisa’ 15
2. Kata adz-Dzakar dan al-Untsa 19
3. Kata al-Mar’u/al-Imru’u dan al-Mar’atu/al-Imra’atu 26
D. Upaya Reinterpretasi Ayat-ayat Gender 29
1. Gender sebagai Sebuah Konsep Analisis 29
2. Konsep Gender dalam Dunia Islam 29
3. Pelanggengan Tradisi dan Budaya Patriarki 31
4. Bias Gender dalam Pemahaman Teks 32

KONSEP KEMITRASEJAJARAN DALAM AL-QUR’AN 35
A. Akar Kemitrasejajaran 37
1. Pahala dan Sanksi 39
2. Kewajiban Menuntut Ilmu 45
3. Hak Memiliki, Mewarisi, Jual Beli 52
4. Memilih Pasangan Hidup 55
5. Hak Berpolitik dan Amr Makruf Nahy Munkar 60
6. Bidadari atau Pasangan Hidup di dalam Surga 63
7. Pelayan Surga 66
B. Kemitrasejajaran dalam Keluarga 69
1. Sebagai Orangtua 70
2. Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu 76
a. Perintah Menjaga Ibu 76
b. Peran Ibu dalam Berbagai Aspek Kehidupan 78
3. Kewajiban Menjaga Perempuan 86
4. Hak dan Kewajiban Suami Istri 87
5. Sumber Ketenteraman bagi Suami 89
C. Kepemimpinan Perempuan 90
1. Perspektif Fikih Perempuan 93
2. Peran Domestik 97
D. Pengalaman di Indonesia 98
1. Implementasi Regulasi (Perundang-undangan) 98
2. Program KB (Keluarga Berencana) 103
a. KB dalam Perspektif Islam 105
b. Perbedaan ‘Azl dan KB 107
c. KB Bukan Hanya untuk Perempuan 115
d. Peran Ulama Indonesia dalam Program KB 117

KEMITRASEJAJARAN DALAM PERNIKAHAN 119
A. Nikah dan Zawaj 120
B. Tujuan Pernikahan 123
1. Membangun dan Mewujudkan Keluarga Sakinah 126
2. Berbuat Baik kepada Istri 134
3. Teladan Nabi SAW dalam Memperlakukan Istri 136
C. Monogami: Asas Perkawinan dalam Islam 139
1. Poligami 143
a. Poligami dalam Sejarah 146
b. Poligami Rasulullah SAW 148
c. Fenomena Poligami 151
2. Poliandri 157
D. Perkawinan Sejenis 161
E. Pernikahan Lintas Agama 163
F. Nikah Mut’ah (Kawin Kontrak) 168
1. Nikah Mut’ah di Zaman Nabi SAW 172
2. Realitas di Indonesia 175
G. Mahar (Maskawin) 177
H. Nusyuz (Pembangkangan) 181
1. Meluruskan Makna Nusyuz 181
2. Makna Dharaba dalam Al-Qur’an 195
3. Nusyuz Suami 197
4. Syiqaq (Pertengkaran) 200
I. Perceraian: Halal tetapi Dibenci Allah 202
1. Talak (Cerai) 202
2. Khulu’ (Gugat Cerai) 209
a. Gugatan Cerai dalam Perundang-undangan 216
b. Alasan Mengajukan Gugatan Cerai 218
3. Zhihar (Menganggap Istri seperti Ibunya) 220
J. ‘Iddah 223

HAK REPRODUKSI (KODRAT, TAKDIR, DAN MITOS) 229
A. Menstruasi (Haid) 232
1. Perbedaan Haid dan Istihadhah 239
2. Mitos Menstruasi 241
B. Mengandung (Hamil) 244
1. Batas Minimal dan Maksimal Kehamilan 249
2. Ibadah Ibu Hamil 252
a. Menjamak Shalat 252
b. Puasa Ramadhan 255
3. Mitos tentang Kehamilan 257
C. Melahirkan 260
1. Proses Kelahiran 267
2. Mitos Melahirkan 269
D. Menyusui 271
1. Keutamaan ASI 275
2. Tradisi “Jasa” Menyusui Bayi 277
3. Kontroversi Bank ASI 280
4. Mitos Menyusui 282

MEMAHAMI SURAT AN-NISAA’: KEMULIAAN PEREMPUAN 285
A. Penafsiran Komprehensif QS. an-Nisaa’ [4]: 1-4 287
1. Diciptakan dari Unsur yang Sama 287
Hak Anak Yatim 299
a. Sikap Al-Qur’an Terhadap Anak Yatim 301
b. Berlaku Adil 305
3. Hak Memperoleh Mahar 308
B. Mendapat Harta Warisan 311
1. Ayat-ayat Waris 313
2. Sistem Waris Sebelum Islam 316
3. Pandangan Ulama tentang Waris 319
4. Menghadirkan Konsep Keadilan 2:1 321
5. Kritik Tafsir Ayat-ayat Waris 324
C. Berperilaku Baik kepada Istri 333
1. Jangan Membenci Istri Meski Tidak Menyukainya 335
2. Meminta (Kembali) Mahar (Bila Cerai) 337
D. Larangan Menikahi Ibu Tiri dan Nasab 338
1. Istri Orangtua (Ayah) 338
2. Haram Menikah dengan Mahram (karena Nasab atau Susuan) 339

AYAT-AYAT HIJAB 343
A. Pengertian Hijab atau Jilbab 343
B. Hijab Istri Nabi SAW 346
C. Kewajiban Berjilbab 354
D. Fikih Aurat 359
1. Melihat Aurat Laki-laki/Perempuan 367
2. Menutup Leher dan Dada 371
3. Memakai Perhiasan 375

PEREMPUAN-PEREMPUAN DALAM AL KISAH Al-QUR’AN 379
A. Hawa (Pasangan/Istri Adam a.s.) 382
B. Istri Nabi Nuh dan Istri Nabi Luth 388
C. Sarah Ibunda Nabi Ishaq (Istri Nabi Ibrahim a.s.) 389
1. Perempuan Berparas Cantik Cerdas & Beriman 389
2. Mendambakan Keturunan 390
3. Malaikat Berdialog dengan Sarah 391
D. Hajar Ibunda Nabi Ismail (Istri Nabi Ibrahim) 393
1. Tabah Menghadapi Keadaan 393
2. Penghargaan Allah 395
E. Zulaikha Istri Nabi Yusuf 396
1. Kisah yang Menghebohkan 396
2. Kisah Roman Cinta yang Diabadikan dalam Kitab Suci 397
Tipe Perempuan Penggoda/Perayu 397
3. Pesan Moral dari Kisah Zulaikha 404
F. Rahmah Istri Nabi Ayub a.s. 405
1. Punya Suami yang Sabar dengan Iman Tak Tergadaikan 405
2. Kesetiaan Istri Nabi Ayub Digoda Iblis 407
G. Dua Putri Nabi Syu’aib a.s. 410
1. Perempuan yang Memiliki Ketajaman Berpikir 411
H. Asiyah (Istri Fir’aun) 412
1. Sebagai Teladan (Dalam Perjalanan Hidup
dan Kemuliaan Sifat-sifatnya) 412
2. Pesan Moral dari Kisah Asiyah (Istri Fir’aun)
sebagai Pejuang 413
I. Ummi Musa (Ibunda Nabi Musa a.s.) 416
1. Kepatuhannya Terhadap Perintah Allah 416
2. Saudara Perempuan Musa dan Kehebatan Siasatnya 419
3. Pesan Moral dari Kisah Ibunda Musa 419
J. Ratu Bilqis (Ratu Negeri Saba’) 420
1. Memimpin Kerajaan yang Besar dan Kaya 421
2. Suka Bermusyawarah dengan Para Pejabat Negara 422
3. Memahami Risiko yang Terjadi dan Kebijaksanaan Politiknya 423
4. Cepat Tanggap Terhadap Kebenaran 424
5. Pesan Moral dari Kisah Bilqis, Ratu Saba’ 425
K. Maryam Bint ‘Imran Ibunda Nabi Isa a.s. 427
1. Dinazarkan untuk Allah Ketika Masih dalam Kandungan 428
2. Nazar Ibunya Diterima oleh Allah SWT 429
3. Maryam Mengandung Nabi Isa Tanpa Bapak
sebagai Tanda (Kebesaran Allah) bagi Manusia 430
4. Tuduhan Bohong Kaum Yahudi Terhadap Maryam
yang Suci 432
5. Allah SWT Memilih Maryam Atas Segala Perempuan di Dunia 432
6. Pesan Moral dari Kisah Maryam 433
L. Khadijah Bint Khuwailid Istri Nabi Muhammad SAW 435
1. Pendobrak Adat Budaya Arab 435
2. Kesaksian Khadijah Terhadap Turunnya Al-Qur’an 437
M. Aisyah Bint Abu Bakar (Istri Nabi SAW) 439
1. Penghargaan Allah dan Rasul-Nya kepada Aisyah 439
2. Minatnya Mencari Ilmu 440
3. Ujian Berat dan Berita Bohong 442
N. Ummahatul Mu’minin 445
O. Ummu Syuraik 451
1. Disebut sebagai Perempuan Mu’minah oleh Al-Qur’an 451
2. Daiyah yang Berhasil dan Tantangan yang Dihadapi 452
3. Bantuan Allah untuk Ummu Syuraikh 453
4. Menghibahkan Dirinya untuk Nabi SAW 455
P. Khaulah Bint Tsa’labah 456
1. Wahyu Allah Turun Karena Pengaduhan Perempuan  (tentang Suaminya) 456
2. Kesaksian Sahabat tentang Keberanian Khaulah 458
Q. Istri Abu Lahab 459
REFERENSI 461
TENTANG PENULIS 471

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “AL-QUR’AN DAN PEREMPUAN: Menuju Kesetaraan Gender dalam Penafsiran”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2017 , Design by Kodeforest